Jumat, 05 November 2010

Untuk Bunda Kami



Dalam setiap irama tubuhmu kau selalu menyapa
Dalam kepenatan yang tak pernah terbisikkan
Dalam kerinduan yang sangat
Andai kami bisa, bunda…
Kan kami balas segenap cinta dan kasihmu
Andai kami mampu, bunda…
Kan kami persembahkan seterang kilauanmu, sehangat dekapanmu, setulus kasihmu, dan sebijak nasihatmu...
Ya Allah….
Kami angkat tangan kami
Kami berharap kau membahagiakannya seperti kami kini
Ya Rabbi…,
Kami memohon berilah bunda mimpi yang selalu indah
Ya Rabbul Izzati…,
Kami berharap padaMu anugerahkan bunda
Ya Illahi…,
Sejahterakanlah bunda
Bunda, pelangi dan matahari kami…
Hari ini kami haturkan dengan tulus padamu…
“Terimakasih Bunda...”
Bunda..
bunda sungguh Inspirasi kami
bunda sungguh cinta dan sayang kami
bunda sungguh tautan kami
bunda benar segala-galanya untuk kami
Maafkan kami,
tlah merusak semua asamu,
yang dulu pernah kau lisankan pada kami
Maafkan kami, Bunda.
Biarkan namamu senantiasa terucap dalam doa-doa kami padaNYA.
kerlip bintang mampu menghapus putus asa itu….
matahari yang bersinar bisa menutupi kesedihan kami…
senyumannya yang menyejukan jiwa, laksana bulan purnama bercahaya terang…
kesendirian kami terhampus lembaran kebahagiaan yang dia berikan…
cahayanya bagaikan segumpal cahaya yang mampu menerangi seluruh alam…
tatapan matanya yang bersinar seperti air yang menampakkan wajah cantiknya…
setetes demi setetes air wudhu membasahai raganya…
doa demi doa menyiram hatinya…
ketika sayap-sayapnya terbakar,dia berusaha membuat sayapnya itu utuh…
kesabarannya setia menemani hari kami yang ceria….
dia yang selalu menyalakan cahaya-cahaya yang redup dalam hidup kami…
dia selau menaruh sepotong harapannya agar dunia semakin bersyukur dan bersyukur atas nikmat yang Tuhan berikan terutama pada kami…
dia yang selalu mengajarkan dunia untuk mengerti lingkungannya...
karena dia adalah wanita cahaya syurga yang selalu membuat kami mngerti apa arti dari saling menghargai dan arti dari saling membahagiakan…

Meskipun dirimu manusia biasa
bagi kami engkaulah malaikat kami
yang tak pernah lelah
membahagiakan kami
bunda maafkanlah kami
yang dulu sering tidak memahamimu
yang kadang meremehkanmu
kami yang selalu merepotkanmu
kami yang selalu menyita perhatianmu
kami yang telah menghabiskan waktumu
kami yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu
bunda...
engkau menangis karena kami
engkau sedih karena kami
engkau menderita karena kami
engkau kurus karena kami
engkau korbankan segalanya untuk kami
bunda...
jasamu tiada terbalas
jasamu tiada terbeli
jasamu tiada akhir
jasamu tiada tara
jasamu terlukis indah di dalam surga
bunda...
hanya do'a yang bisa kami persembahkan untukmu
karena jasamu tiada terbalas

Hanya tangis kami sebagai saksi
atas rasa cinta kami pada bunda...
Bunda Imad, Bunda Vanya, Bunda Hanif, Bunda Aufar, Bunda Ghassa, Bunda Aji, Bunda Devita, Bunda Hamdi, Bunda.....





                                   By: Anak Kuali

Tidak ada komentar:

Posting Komentar